Kabar Sukacita Bagi Kita Hari Ini, 24 Feb 2024
Dalam membina hubungan,
kita perlu menyadari bahwa kita semua diciptakan sama di mata Tuhan; segambar
dan serupa dengan-Nya. Nilai setiap manusia itu sama, kita perlu pertama dan
terutama menyadari hal ini, maka kita bisa memiliki persepsi yang berbeda dengan
yang dunia tawarkan tentang menjalin hubungan dengan sesama. Kita juga
diciptakan untuk saling terhubung dalam bentuk komunitas. Tantangannya adalah:
bagaimana caranya merefleksikan komunitas yang menjadi ambasador Tuhan di dunia
ini?
Jawabannya adalah melalui cara kita mengasihi satu sama lain, termasuk bagaimana kita menghadapi konflik. Yohanes mencatat bahwa kita akan dikenal dunia sebagai pengikut Yesus jika kita saling mengasihi. Dalam kitab Matius, Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita. Di masa itu, orang Yahudi hidup dalam penganiayaan bangsa Roma. Mengasihi musuh mereka adalah sesuatu yang mustahil, bukan sekedar sulit. Namun inilah pengajaran Tuhan kita, kasih yang radikal, itulah yang membuat kita berbeda.
Dengan mengingat bahwa Tuhan sudah lebih dahulu mengasihi kita, bisa memampukan kita untuk mengasihi. Mengasihi tanpa syarat adalah ekspresi kasih yang sempurna. Seperti di saat seorang ibu rela bangun tengah malam untuk merawat anaknya yang sakit, meskipun dia sudah menjalani hari yang melelahkan. Atau saat seseorang bersabar dan memaafkan pasangannya, di saat pasangannya melakukan kesalahan. Kasih seperti ini adalah kasih yang Tuhan ajarkan kepada kita yaitu agape (penuh pengorbanan). Ketika kita mengasihi terlepas dari perasaan kita, kita sedang mengasihi dengan iman karena kita tahu kasih kita adalah bentuk ketaatan, rasa takjub, dan hormat kepada Tuhan, bersumber dari rasa syukur bahwa Dia telah terlebih dahulu melakukannya terhadap kita. Kasih yang demikian tidak hanya menggerakan orang lain, tapi mengubah dan membuat kita menjadi semakin serupa dengan Kristus.
Gereja terdiri dari orang-orang dengan etnis dan latar belakang yang berbeda. Tapi kesamaan kita adalah kasih kita kepada Yesus. Semakin dalam kasih kita kepada Tuhan, semakin kita bisa mengasihi sesama, karena kita akan terdorong untuk mengasihi mereka yang Tuhan kasihi. Kasih menyatukan dan menjaga hubungan.
Renungkan dan Lakukan
Bersyukurlah pada Tuhan untuk orang-orang yang ditempatkan di hidup Anda. Mulai melihat hubungan yang Anda miliki dari kacamata Tuhan. Kenapa Tuhan menempatkan mereka dan bagaimana Anda bisa mengasihi mereka lebih lagi?
The Missional Church HKI

Komentar
Posting Komentar